|
 |
|
Thursday, July 24, 2008
Malaikat Jatuh dan Cerita-Cerita Lainnya
176 halaman GM 40108020 ISBN 978-979-22-3935-5 Terbit 12 Agustus 2008 Beppu, manusia bersayap cacat. Sayapnya hanya sebelah tidak dapat mengangkatnya terbang meniti angin. Louissa Manna, seorang ibu berusia ratusan tahun. Dia telah memakan jantung manusia bersayap untuk mendapatkan hidup abadi. Pada pertemuan mereka yang dipenuhi oleh kekejaman, Beppu dan Manna berjuang mempertahankan kewarasan, kesucian, dan di atas semuanya, cinta. Sepuluh cerita. Tentang wajah perempuan. Dari ibu sampai pelacur, dari perawan sampai hanya pemeran. Semuanya dibingkai dalam dongeng-dongeng malam, kematian, dan narasi kelam.
Di balik semua kematian dengan berbagai variasinya tampak, dan inilah yang penting, obsesi pengarangnya untuk berbicara, bahwa hubungan ibu dan anak adalah hakikat yang paling mendasar dalam hati nurani makhluk yang bernama manusia. (Prof. Dr. Budi Darma) Ada aroma kanak-kanak di cerpen-cerpennya, tapi jelas tidak kekanak-kanakan. Juga ada napas pengantar tidur, yang tidak membuat tidur. Tak seperti kita orang dewasa, anak-anak memiliki keliaran imajinasi yang nyaris tak berbatas. Seperti itulah cerpen-cerpen ini diperlakukan. (Eka Kurniawan)
Posted at 10:50 am by editor
Permalink
Tuesday, July 15, 2008
Bagai Bumi Berhenti Berputar
Apakah arti Mati? Mengapa Kakak tidak dapat berjalan? Mengapa Mama berpisah dengan Papa? Mengapa Adik harus dirawat di rumah sakit? Kenapa aku harus pindah rumah ke tempat yang asing?
Anak-anak tidak lepas dari emosi negatif, seperti duka, shock, sedih, dan malu. Peristiwa yang menguras emosi bisa saja terjadi dalam keluarga mana pun. Sebagai orangtua kita tidak boleh mengabaikannya, menganggap peristiwa yang sangat emosional, menganggap peristiwa yang sangat emosional ini sebagai sesuatu yang harus ditutupi, tak perlu diungkapkan atau dibesar-besarkan. Orangtua wajib memberikan sandaran dan dukungan bagi mereka.
Buku ini membantu anak-anak memahami perasaan mereka: membantu menguatkan bahwa mereka tidak sendirian. Buku ini juga menolong anak-anak berempati kepada anak-anak lain yang kebetulan sedang mengalami peristiwa menyedihkan di keluarganya.
Bagai Bumi Berhenti Berputar merupakan kolaborasi Clara Ng dan Emte sebagai ilustrator. Sebelumnya Emte juga menjadi salah satu ilustrator untuk serial buku anak-anak Clara Ng, Sejuta Warna Pelangi (2006-2007). Dalam serial tersebut, Clara Ng dan Emte mendapat penghargaan Adikarya Ikapi 2007. Clara Ng menjadi juara I buku bacaan anak terbaik dalam Melukis Cinta, dan Emte sebagai juara I ilustrator buku bacaan terbaik dalam Sore Super Sibuk.
Seri ini merupakan buku yang tepat untuk anak berusia 7 tahun ke atas dan membutuhkan bimbingan orangtua dalam membacanya.
POHON HARAPAN24 halaman; 20x20 cm GM 11808001; ISBN 978-979-22-3854-9 Rp20.000,-  Adik sakit kanker. Aku takut sekali akan kehilangan Adik. Kata Mama, dengan bantuan obat-obatan mudah-mudahan Adik akan kembali sehat. Suatu hari Papa membawakanku pohon harapan. Di pohon itu aku bisa menggantungkan surat berisi harapan dan perasaanku selama Adik sakit. SERIBU SAHABAT SELAMANYA 24 halaman; 21x21cm GM 11808002; ISBN 978-979-22-3855-6 Rp20.000,-  Yuli sedih karena harus pindah ke tempat baru. Ia tidak mau meninggalkan sahabat-sahabatnya di sini. Tapi Ayah bilang pindah rumah bukan berarti kehilangan sahabat, justru jumlah sahabat semakin bertambah. Bagaimanapun sahabat adalah harta karun yang tak ternilai.
YANG PALING ISTIMEWA 24 halaman; 21x21cm GM 11808005; ISBN 978-979-22-3885-3 Rp20.000,-
Mulanya Nico malu memiliki kakak yang cacat. Apalagi karena orang-orang sering memandangi kakaknya, Mila. Tapi Ibu mengingatkan Nico untuk tidak melihat orang dari luarnya saja. Meskipun cacat, Mila mampu mandiri, memiliki otak yang cerdas dan prestasi yang membanggakan.
JANGAN LUPA AKU MENCINTAIMU 24 halaman; 21x21cm GM 11808004; ISBN 978-979-22-3887-7 Rp20.000,- 
Donna sedih ketika mendapati Ayah dan Ibu akan berpisah. Ayah akan pergi meninggalkan Ibu, Donna dan Daniel, adiknya. Apakah Ibu dan Ayah berpisah karena Donna atau Daniel berbuat nakal? Namun Ibu dan Ayah mengingatkan Donna bahwa walaupun Ibu dan Ayah tidak bersama-sama lagi, mereka tetap mencintai dan menyayanginya.
KERLIP BINTANG DI LANGIT 24 halaman; 21x21cm GM 11808005; ISBN 978-979-22-3886-0 Rp20.000,-  Kenapa Bunda meninggal? Apakah Bunda akan pulang lagi? Pipi rindu Bunda. Tapi Ayah bilang Pipi selalu bisa bercerita pada Bunda. Lihatlah bintang di langit, kata Ayah. Kerlip bintang di langit berarti Bunda menyatakan ia baik-baik saja.
Posted at 12:02 pm by editor
Permalink
Monday, December 17, 2007

Harga: Rp.49.500,- 368 halaman ISBN: 978-979-22-3407-7; 40107050 terbit 18 Desember 2007
Lendy editor buku yang bekerja pada perusahaan penerbitan besar terkejut ketika tanpa sengaja menemukan naskah tua dan potongan-potongan surat di dalam lemari baju neneknya. Neneknya sendiri sedang dalam keadaan sekarat di rumah sakit akibat penyakit kanker yang dideritanya. Bagaikan masuk ke dunia yang dulu terkunci rapat, Lendy tenggelam dalam kisah pada naskah itu. Semakin dalam dia membaca, Lendy semakin yakin cerita itu adalah kisah nyata. Kisah yang mati-matian disembunyikan oleh neneknya. Kisah yang membelit masa lalu neneknya dan menjadi sejarah dari kehadiran dirinya di dunia. Bersama kisah itu, Lendy menapaktilas kembali kehidupan serta hubungannya dengan ibunya: mencoba jujur terhadap diri sendiri, berani memaafkan, dan berdamai dengan masa lalu.
Kisah ini adalah kisah perjalanan hati. Kisah tentang keluarga; kisah tentang keberanian, kekuatan, dan ketabahan. Kisah cinta yang tak pernah kehilangan makna walau diberikan di antara dua perempuan.
Novel ini dimuat sebagai cerita bersambung di harian Kompas, Oktober 2007 - Januari 2008
Posted at 03:38 pm by editor
Permalink
|
|
|